Berita • Detail Berita

Cimahi Ajukan Kebutuhan 20.000 Blanko KTP-el

2017-03-15 09:47:04

CIMAHI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi mengajukan permintaan pengadaan blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) sebanyak 20.000 keping. Jumlah tersebut merupakan akumulasi kebutuhan hingga Maret 2017 termasuk 10.000 data warga yang belum dicetak sejak Oktober 2016.

Kepala Seksi Identitas Penduduk pada Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Cimahi, Erwandi mengatakan, rencananya Kementerian Dalam Negeri akan segera melakukan lelang untuk pengadaan blanko KTP-el pada April mendatang.

"Kebutuhan sampai Maret ini kami sudah estimasikan jumlahnya mencapai hingga 20.000 keping," kata dia kepada pewarta, Selasa (14/3).

Dia menjelaskan, jumlah tersebut termasuk untuk mencetak KTP-el yang sudah Print Ready Record (PRR), termasuk KTP-el pemula yang berusia 16-17 tahun. Selain itu, diperuntukan juga untuk KTP-el yang pindah serta KTP-el yang rusak atau hilang.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Kementerian Dalam Negeri saat ini tengah melakukan lelang untuk pengadaan 7 juta keping blanko bagi seluruh daerah di Indonesia. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan pula lelang itu gagal.

Sedangkan untuk pengadaan rebound colour, pihaknya sudah menganggarkan selama satu tahun dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan alokasi anggaran mencapai Rp300 juta untuk persediaan satu tahun.

Sebagai pengganti KTP-el yang belum tercetak, seperti sudah diketahui bahwa pemerintah sudah menyediakan Surat Keterangan (Suket). Surat tersebut berfungsi sama dengan KTP-el, yakni untuk mengurus berbagai keperluan administrasi ke berbagai instansi.

Hingga kini, lanjut Erwandi, Disdukcapil Kota Cimahi sudah mengeluarkan 8.115 Suket. Syaratnya, orang tersebut sudah melakukan perekaman KTP-el. Surat keterangan sendiri ada dua jenis yakni surat keterangan yang sudah terpampang foto dan barcode dan surat keterangan yang belum ada pas foto dan barcodenya. (HDA)

Kegiatan Cimahi

Headline News