Pencarian :

Berita • Detail Berita

Pemkot Sepakat Efisiensi Anggaran Perjalanan Dinas

2017-03-16 15:27:54

CIMAHI - Pemkot Cimahi mengaku tengah mendata ulang seluruh perjalanan dinas yang akan dilakukan pada tahun ini. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi pengeluaran anggaran rakyat.

Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Muhammad Yani mengatakan, selama ini memang belum ada aturan jelas mengenai perjalanan dinas di daerah, khususnya jatah dalam satu tahun. Meski begitu, pihaknya tetap akan mempertimbangkan maksud baik dari Kementerian PAN RB yang menginginkan agar pemda meminimalisir kegiatan studi banding dan seminar karena dianggap tidak berhubungan langsung terhadap peningkatan pelayanan publik.

"Itu kan masih diserahkan kepada kemampuan daerah, sehingga rambu-rambu yang ada masih bersifat umum," kata Yani kepada pewarta, Kamis (16/3).

Lebih lanjut Yani menyatakan, pihaknya akan mengkaji rumusan perjalanan dinas. Pasalnya, dalam satu tahun, anggaran yang dihabiskan untuk perjalanan dinas rata-rata menghabiskan hingga Rp4 miliar se-Kota Cimahi.

Oleh karenanya, apabila Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara, Asman Abnur meminta Pemerintah Daerah menghentikan study banding dan seminar karena dianggap tidak efektif dalam peningkatan pelayanan publik.

Menurutnya hal itu merupakan masukan bagi Pemerintah Daerah Kota Cimahi. Terlebih, pihaknya tengah mendata ulang kebutuhan anggaran setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk perjalanan dinas.

"Saya sekarang sedang mendata tiap SKPD berapa, honor-honor yang mereka keluarkan untuk berbagai kegiatan, terus honor-honor itu untuk kegiatan terus, berapa perjalanan dinas mereka siapkan," ucapnya.

Sementara itu, dari pihak DPRD Kota Cimahi mengatakan, pihaknya akan menunggu surat resmi edaran dari Kemenpar terkait study banding dan seminar ke luar daerah. Dalam setahun rata-rata melakukan perjalanan dinas sebanyak 25 kali sesuai Peraturan Daerah yang berlaku.

“Tunggu edaran resminya saja. Harus ada surat resmi, lalu dirapatkan,” kata Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Gunawan.

Jadi, tegas Ahmad, pihaknya tetap akan menunggu edaran resmi saja. Sebab, menurutnya, tidak sederhana untuk mengikuti intrstruksi tersebut.

Kegiatan Cimahi

Headline News