Loading...

Rawan Banjir, Puskesmas Melong Tengah Dibangun Ulang dengan Prototipe Layanan Primer

Fenti Megawati 24 Agustus 2026 295 kali dilihat
Bagikan:
Rawan Banjir, Puskesmas Melong Tengah Dibangun Ulang dengan Prototipe Layanan Primer

CIMAHI — Pemerintah Kota Cimahi mulai membangun kembali Puskesmas Melong Tengah, Kecamatan Cimahi Selatan, yang selama ini rawan terdampak banjir saat musim hujan. Pembangunan melalui skema rehabilitasi total tersebut ditandai dengan groundbreaking yang dipimpin Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Senin (24/8/2026).

Ngatiyana mengatakan pembangunan kembali Puskesmas Melong Tengah merupakan langkah prioritas untuk memastikan masyarakat memperoleh fasilitas pelayanan kesehatan dasar yang lebih aman, layak, dan sesuai standar. Kondisi bangunan sebelumnya dinilai tidak lagi memadai karena kerap terdampak banjir yang berpotensi mengganggu pelayanan serta merusak sarana pendukung.

“Puskesmas ini kalau musim hujan selalu terjadi banjir. Oleh sebab itu, tahun ini mulai kita bangun. Mudah-mudahan sampai akhir Desember sudah selesai dan tahun depan sudah bisa digunakan untuk operasional pelayanan masyarakat,” ujar Ngatiyana.

Berdasarkan laporan teknis Pemerintah Kota Cimahi, banjir yang terjadi di lokasi eksisting tidak hanya mengganggu aktivitas pelayanan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerusakan peralatan medis dan dokumen penting. Karena itu, pembangunan baru diarahkan agar memiliki struktur dan fasilitas yang lebih adaptif terhadap risiko banjir.

Puskesmas Melong Tengah yang baru akan dibangun dengan prototipe Integrasi Layanan Primer (ILP), dengan pola pelayanan berdasarkan siklus hidup. Fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan promotif dan preventif sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar bagi masyarakat Melong dan sekitarnya.

Ngatiyana menargetkan pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat anggaran. Ia juga meminta pihak pelaksana memastikan konstruksi bangunan memenuhi standar fasilitas kesehatan modern serta mampu menghadapi potensi banjir.

“Pembangunan ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi untuk kepentingan masyarakat. Kita berharap pembangunan tepat waktu, tepat sasaran, dan nantinya bisa dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

Selain meningkatkan kualitas fasilitas, Puskesmas Melong Tengah ditargetkan memiliki layanan persalinan selama 24 jam. Dengan demikian, masyarakat di wilayah Melong akan memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih dekat, khususnya untuk kebutuhan persalinan dan pelayanan dasar lainnya.

Pembangunan Puskesmas Melong Tengah menggunakan anggaran APBD Kota Cimahi dengan nilai kontrak kurang lebih Rp4,6 miliar. Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 143 hari kalender. Pemerintah Kota Cimahi meminta pelaksana memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi, tepat waktu, dan memenuhi standar fasilitas pelayanan kesehatan. Pendampingan dan pengawasan juga dilakukan bersama Kejaksaan Negeri Kota Cimahi untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan. (Bidang IKPS)***