Loading...

Pantau Komiditas Pangan Jelang Hari Raya Idul Fitri, Pastikan Stok Aman Dan Harga Sesuai HET

Riva Adam Puteri 16 Maret 2026 16 kali dilihat
Bagikan:
NotFound

CIMAHIWakil Walikota Cimahi Adhitia Yudisthira memimpin langsung pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar rakyat dan pasar modern menjelang Hari Raya Idulfitri. Monitoring dilakukan untuk memastikan stabilitas harga, ketersediaan pasokan, serta kepatuhan pedagang terhadap ketentuan harga eceran tertinggi (HET).

Kegiatan dilakukan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi bersama Tim Satgas Pangan Polres Cimahi, turut dihadiri anggota DPRD Kota Cimahi Tatang Somantri dari Komisi I dan Yefi Abdulah dari Komisi II.

"Secara umum harga masih relatif stabil. Mungkin pergerakan harga akan terjadi 3-4 hari jelang lebaran," ujar Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira.
Hasil pantauan ditemukan kenaikan pada komoditas cabai rawit merah mencapai sekitar Rp80.000 per kilogram. Untuk harga cabai merah keriting dan cabai merah tanjung kisaran di bawah Rp40.000 per kilogram.

Harga komoditas protein hewani juga terpantau stabil. Daging sapi di pasar tradisional maupun ritel modern berada di kisaran Rp140.000 per kilogram. Untuk rga daging ayam berkisar Rp40.000 per kilogram dan telur ayam ras sekitar Rp30.000 per kilogram.

"Disdagkoperin terus melakukan monitoring harga secara berkala setiap hari. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga maupun gangguan distribusi bahan pokok," ucapnya.

Apabila terjadi gejolak harga di pasar, Pemkot Cimahi menyiapkan langkah intervensi. "Diantaranya melalui operasi pasar sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat," sebutnya.

Pengawasan juga melibatkan unsur kepolisian melalui Satgas Pangan, termasuk tim penegakan hukum di bidang ekonomi. Dari hasil pemantauan yang dilakukan, tidak ditemukan pedagang yang menjual komoditas melebihi ketentuan harga eceran tertinggi.

"Pasokan sembako aman, distribusi juga lancar, termasuk ketersediaan BBM yang tetap terjaga," tuturnya. (Bidang IKPS)**