Loading...

Edukasi Siswa jadi Jurus Terbaru Pemkot Cimahi Kelola Sampah

Riva Adam Puteri 08 Juni 2026 55 kali dilihat
Bagikan:
Edukasi Siswa jadi Jurus Terbaru Pemkot Cimahi Kelola Sampah

CIMAHI - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi terus berupaya menekan sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Sarimukti di Kabuaten Bandung Barat. Terbaru, sekolah di Kota Cimahi digandeng untuk melakukan edukasi sekaligus aksi lingkungan. 


"Salah satu program yang dijalankan adalah mengajak siswa mengumpulkan sampah anorganik bernilai ekonomi atau high value waste agar tidak berakhir di tempat sampah maupun TPA," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, program serupa telah diawali pada bulan Ramadan lalu dan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dari kegiatan tersebut, sekolah-sekolah berhasil mengumpulkan hampir empat ton sampah yang masih memiliki nilai jual. 

"Keberhasilan ini menjadi modal bagi kami untuk memperluas gerakan. Hari ini sebanyak 94 sekolah yang hadir akan melaksanakan kegiatan clean action dan ke depan diharapkan terus menggerakkan berbagai aktivitas penanganan sampah di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ujar dia.

Para siswa didorong membawa sampah anorganik dari rumah secara rutin, baik satu hingga dua kali dalam seminggu. Sampah yang dikumpulkan meliputi botol plastik, kardus, kertas, dan berbagai jenis material lain yang masih memiliki nilai ekonomi.

Chanifah mengatakan, seluruh sampah tersebut kemudian dikelola melalui bank sampah yang telah tersedia di masing-masing sekolah. "DLH Kota Cimahi juga siap melakukan penjemputan hasil pengumpulan melalui bank sampah unit maupun bank sampah induk," ucap Chanifah.

Selain itu, kata dia, sekolah diberikan keleluasaan untuk bekerja sama dengan pengepul atau pelaku usaha daur ulang lainnya. Yang terpenting, kata Chanifah, sampah yang masih bernilai tidak lagi dibuang ke TPA.

"Yang paling penting adalah sampah-sampah ini tidak lari ke TPA. Melalui bank sampah atau kerja sama dengan pengepul, sampah tersebut bisa dimanfaatkan kembali dan memiliki nilai ekonomi," ungkapnya.

DLH Kota Cimahi bersama Dinas Pendidikan (Disdik) akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan program berjalan berkelanjutan. Melalui gerakan ini, Pemkot Cimahi berharap kesadaran pengelolaan sampah tidak hanya tumbuh di lingkungan sekolah, tetapi juga terbawa hingga ke rumah dan masyarakat luas. (Bidang IKPS)**