Loading...

Tingginya Antusiasme Masyarakat Warnai Hari Terakhir SPMB di Cimahi

Riva Adam Puteri 09 Juni 2026 67 kali dilihat
Bagikan:
Tingginya Antusiasme Masyarakat Warnai Hari Terakhir SPMB di Cimahi

CIMAHI – Tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 terlihat pada hari terakhir pendaftaran tingkat SMA dan SMK negeri di Kota Cimahi, Senin (8/6). Sejak pagi, sejumlah sekolah dipadati orang tua dan calon peserta didik yang datang untuk memastikan proses pendaftaran dan verifikasi data berjalan dengan baik.

Lonjakan akses pada sistem SPMB yang dikelola Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menyebabkan proses verifikasi data membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan sebelumnya. Kondisi tersebut mendorong sekolah-sekolah untuk meningkatkan pelayanan langsung kepada masyarakat guna membantu penyelesaian proses pendaftaran.

Maka dari itu, petugas sekolah tetap memberikan pendampingan kepada orang tua dan calon siswa yang membutuhkan bantuan verifikasi maupun informasi terkait tahapan seleksi. Langkah ini dilakukan agar seluruh peserta tetap memperoleh akses layanan dan informasi yang memadai hingga berakhirnya masa pendaftaran.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Kota Cimahi, Asep Suwarno, menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap sekolah negeri tahun ini sangat tinggi. Di SMK Negeri 2 Kota Cimahi, jumlah pendaftar telah mencapai lebih dari 1.000 orang, sedangkan kuota yang tersedia berkisar antara 500 hingga 600 kursi.

Hingga hari terakhir pendaftaran, sekitar 900 calon siswa telah berhasil terverifikasi. Pihak sekolah terus melakukan pendampingan dan percepatan layanan verifikasi sembari menunggu sistem kembali berjalan optimal.

SPMB SMA dan SMK negeri di Jawa Barat sendiri telah dibuka sejak 29 Mei 2026. Proses seleksi dilaksanakan melalui sejumlah jalur, antara lain jalur prestasi, domisili, dan perpindahan tugas orang tua sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemerintah dan pihak sekolah terus berupaya memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan dengan baik serta memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Tingginya jumlah pendaftar pada tahun ini menjadi indikator besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di sekolah negeri, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan yang inklusif, transparan, dan berkeadilan. (Bidang IKPS)**